Selasa, 20 Juli 2010

Pindah Kavling

Sekian lama menulis di blogspot, akhirnya keputusan mencoba yang baru terasa begitu menggelora. Inilah kavling saya yang baru di http://bangberly.com. Untuk selanjutnya saya akan terus aktif menulis di kavling baru tersebut. Kepada rekan semuanya, terima kasih atas dukungan selama ini.

Wassalamu'alaikum warohmatullahii wabarokatuh.

Jumat, 11 Juni 2010

Situs Baterai dan Charger Laptop

Kendala menggunakan laptop yang sudah uzur, milik saya sudah memasuki rentang waktu 3,5 tahun, pasti menghadapi kondisi baterai yang tidak fit lagi alias loyo alias tidak bertenaga lagi. Kalau sudah begitu, laptop kita sangat bergantung terhadap pasokan listrik yang tidak boleh putus dari stop kontak.

Sudah lama saya mendambakan baterai pengganti dengan spesifikasi original dan harga yang murah (terjangkau). Akhirnya atas informasi rekan kerja saya, dikenalkanlah situs toko baterai. Boleh dibilang situs tersebut termasuk lengkap menyediakan baterai beragam merk dan jenis yang banyak digunakan pada masyarakat luas. Contohnya baterai laptop Acer Aspire 5052ANWXMi tersedia pada situs tersebut.

Pemesanan harus mengisi formulir yang ada pada situs, setelah itu kita mentransfer sejumlah uang yang mencakup harga baterai dan ongkos kirim. Hebatnya lagi, baterai yang dipesan sudah tiba dalam waktu 1 hari setelah konfirmasi pembayaran. Sebagai informasi, kedudukan saya kali ini di Kotamadya Jambi. Dan ini membuat saya tenang dalam melakukan e-Commerce.

Keunggulan lainnya toko baterai ini, mereka juga menyediakan baterai yang sudah ditambahkan dayanya. Semula baterai laptop saya hanya sanggup bertahan 75-90 menit bila digunakan kerja plus memutar lagu (malah sekarang hanya bertahan 5 menit), sekarang bisa bertahan 120-180 menit. Awesome.

Memang, dampak penambahan daya baterai tersebut pada bentuk baterai menjadi lebih menonjol menyerupai bentuk baterai netbook, tapi demi ketahanan daya pada saat bekerja dan kepuasan tentunya hal ini bisa dikesampingkan. Sehingga kali ini benar-benar membuat saya percaya diri kembali akan laptop yang bisa diajak “bertempur” dalam waktu yang lama. Laptop boleh saja jadul tapi fitur dan kemampuannya kembali muda.

Salah satu kenapa saya masih mempertahankan laptop Acer Aspire 5052ANWXMi adalah “keramahannya” pada operating system GNU/Linux. Banyak distro yang saya coba, dan keseluruhannya bisa diterima baik. Bahkan tingkat tanggap gelombang wifi melampaui tingkatan pada Windows XP/Vista yang menggunakan driver native dari Acer.

Kali ini saya menggunakan distro Linux Mint 9 Isadora yang sudah memaketkan aplikasi-driver-codec multimedia, sehingga saya tidak dipusingkan akan pencarian file repository yang bejibun jumlahnya (apalagi kalau fakir bandwith). Sekedar informasi, operating system GNU/Linux yang saya gunakan yaitu Linux Mint 9 sangat bersahabat dengan konsumsi baterai laptop alias lebih awet dibandingkan konsumsi daya pada Windows XP/Vista.

Tentunya hal ini masih bisa didiskusikan lebih lanjut, tapi selama saya menggunakan Ubuntu dan turunannya, jelas GNU/Linux lebih hemat baterai. Pengamatan saya dimulai dari booting hingga operating system tersebut siap untuk digunakan, lalu saya melihat sisa daya baterai pada sistray. Seperti diketahui kalau distro linux diinstall (kondisi out-of-the-box), proses instalasi tersebut bersamaan dengan aplikasi lain seperti office suite, aplikasi pemutar musik-film, aplikasi penampil-pengolah gambar, dll. Tidak seperti operating system Windows yang setiap paketnya harus diinstall sendiri dan memakan waktu yang tidak sebentar.

Demikian tulisan kali ini, semoga bisa berlanjut pada tulisan mendatang dalam waktu dekat.

Senin, 03 Mei 2010

Masalah Opera Mini 5 (Final) dan Opera Mobile 10

Permasalahan ini ditemukan pada saat saya mencoba menggunakan Opera Mini 5 (beta 2) dan Opera Mobile 10 platform Windows Mobile pada ponsel Samsung Omnia Pro B7320. Terus terang selama proses download tanpa menggunakan paket internet, sangat menguras pulsa. Hehehe...
Namun, yang paling mengecewakan saya akan Opera Mini 5 dan Opera Mobile 10 adalah kedua aplikasi tersebut membuat saya tidak bisa menulis komentar pada Facebook dan menulis artikel pada blog tercinta ini.
Tentu saja ini membuat saya kaget, apalagi kalau dibandingkan dengan Opera Mini 4.2, fungsi menulis berfungsi dengan baik.
Ada apa ini?
Sekedar informasi tambahan, pemilihan versi aplikasi Opera Mini 5 (beta 2) dan Opera Mobile 10 dipilih secara default dari situs http://m.opera.com ketika saya browsing pada ponsel Samsung. Opera Mini 5 versi Windows Mobile hingga kini masih belum beranjak dari versi Beta 2. Saya tidak tahu kapan versi finalnya akan dirilis.
Karena kecewa akan kegagalan menulis tersebut, saya lebih memilih menggunakan Opera Mini 5 versi Java. Dan pilihan saya tepat. Fungsi menulis pada Facebook dan blog ini berjalan dengan baik.
Apakah permasalahan Opera Mini 5 dan Opera Mobile 10, selesai? Belum.
Karena masih ada satu pertanyaan yang sering mengganggu saya yaitu kenapa setiap memulai (start) Opera Mini (baik versi 4.2 dan 5) platform Java tidak selalu bisa langsung terhubung internet?
Padahal dari segi kekuatan sinyal, saya selalu memperoleh sinyal penuh (70% ke atas) dan berkualitas 3G. Yang lebih aneh lagi, jarak BTS dan ponsel saya hanya 50 meter. Tapi tidak jaminan saya bisa langsung terhubung internet pada saat mengaktifkan Opera Mini platform Java.
Ini berbeda dengan Opera Mini 5 dan Opera Mobile 10 platform Windows Mobile. Saya tidak pernah menemui kegagalan terhubung ke internet. Hanya karena tidak bisa menulis (untuk urusan browsing tidak ada kendala) saya tidak akan pernah menggunakannya.
Apakah ada rekan-rekan yang bisa memberi informasi atas "fenomena" ini?

Sabtu, 17 April 2010

Uji Sederhana Avant Web Browser

Satu minggu sudah saya menggunakan Avant web browser. Aplikasi ini membantu saya mengerjakan tugas kantor yang sangat Windows minded. Kalau pekerjaan kantor sangat bergantung pada operating system Windows, kenapa saya menggunakan Avant?
Jawaban saya adalah Internet Explorer tidak bisa menuntaskan pekerjaan saya malah menimbulkan masalah baru, yaitu restart aplikasi IE tanpa memberi hasil apapun. Sebagai informasi bahwa masalah ini menimpa operating system Windows original alias genuine, bukan bajakan. Korban masalah ini sangat boleh dibilang banyak, setidaknya saya menemui masalah ini pada rekan satu ruangan.

Pekerjaan saya menuntut pengerjaan pada jaringan, aplikasi Java, dan jinit.

Restart aplikasi tersebut juga menimpa web browser Firefox yang menjadi andalan saya walau sudah ter-install ekstensi IE Tab. Namun aplikasi andalan saya turut dipaksa menyerah, dan terpaksa melirik ke aplikasi lain. Jatuhlah pilihan berikutnya pada Opera. Aplikasi Opera sangat cepat, tangguh, dan menuruti standard web browser pada situs Acid Test.

Opera memang bisa menjadi andalan dalam pengerjaan pekerjaan kantor. Tapi apakah selesai? Belum.

Ternyata pekerjaan saya juga terkait aplikasi adobe reader pdf, permasalahannya adalah Opera tidak bisa menampilkan halaman berikutnya.

Maka Avant menjadi solusi terbaik permasalahan saya. Sesuai dugaan saya, Avant ini dibangun berdasarkan IE-nya Windows dan sudah ditingkatkan kemampuannya dibanding aplikasi asalnya. Sampai dengan tulisan ini dibuat, Avant sudah menginjak versi 11.7 build 46 SR.

Walau demikian, versi tersebut sepertinya dibangun dari IE 7. Bukan dibangun dari IE 8. Kok tahu?
Coba saja lihat hasil acid2 test dan acid3 test berikut. Lalu bandingkan dengan hasil uji IE 7 native Windows. Maka pembaca akan sependapat dengan saya. Tapi ini merupakan langkah cerdas bagi solusi pekerjaan saya, karena aplikasi yang harus saya gunakan hanya cocok pada IE 6 dan IE 7. Tidak untuk IE 8.

Namun demikian, walau Avant ini sudah ditingkatkan kemampuan dari aslinya, baik untuk keamanan dan kecepatannya, saya lebih memilih Firefox dan Opera untuk kepentingan penjelajahan pada internet.

Salah satu kekurangan Avant adalah grafis proses upload yang berputar tidak bisa ditampilkan dengan baik. Untuk pekerjaan kantor, bolehlah menggunakan Avant.

Ada yang terkesan dengan Avant web browser?

Minggu, 04 April 2010

Uji Sederhana Opera Mini 5 Final Edition

Opera Mini 5 Final Edition sudah resmi beredar, dan sudah saatnya dicoba oleh saya. Duh, kesannya jago bener, hehehe...
Pengujian saya terapkan pada ponsel GSTAR-K800i-N70 Music Edition-E72.
Proses install pada K800i dan K800i berlangsung baik, sisanya gagal total.
Lalu pengenalan karakter arab, K800i mampu menampilkan dengan baik. Sisanya KO. Yang mengherankan adalah kenapa E72 dengan sistem operasi Symbian tidak mampu menampilkan dengan baik.
Demikian ulasan singkat dari saya. Ada yang mau menambahi?

Rabu, 24 Maret 2010

Kok Tautan Berita Pada TempoInteraktif Gak Nyambung, Ya?

Tautan (link) pada m.tempointeraktif.com yang saya akses pada ponsel GSTAR dengan Operamini 4.2 hari ini sering "nyasar" ke berita lain pada situs yang sama. Ini sungguh aneh.
Ingin hati membaca berita A, namun yang tampak setelah klik judul berita malah berita C. hehehe...
Saya tidak tahu apakah ini hanya masalah teknis teknologi ponsel yang saya gunakan (ponsel cina) atau memang tautannya yang salah?
Untuk link berita situs lain tidak masalah.

Senin, 22 Maret 2010

Firefox 3.6 Bermasalah Dengan Script Facebook

Sebelum menemui kendala pada Facebook, pertamakali kendala tersebut saya hadapi pada ekstensi IETAB yang harus digantikan dengan Coral IETAB. Penggunaan versi (dan pengembang) baru ini saya rasakan masih belum sematang ekstensi sebelumnya.
Lalu kalau kita membuka Facebook khususnya open older comments, muncul pop up apakah kita ingin melanjutkan script or not. Wah, ada apa ini?
Memang dengan penggunaan Coral IETAB masalah tersebut hilang, namun saya lebih suka tidak menggunakannya (untuk issue keamanan).

Senin, 15 Februari 2010

Mengapa Cina Membiarkan Film Bertema Demokratis (Sun Yat Sen) ?

Terakhir film laga Cina (Hong Kong) yang bertemakan masalah demokratis berjudul Bodyguards dan Assasins. Terus terang film laga tersebut membuat saya mengantuk alias terserang rasa jenuh. Harapan saya menyaksikan laga yang super duper heboh, malah dijejali dengan kisah drama para tokoh yang mungkin selama ini belum diangkat pada judul film manapun.

Dari bobot ceritanya film ini memang bermutu, tapi dari segi aksi lebih baik Anda menyaksikan The Storm Rider II (diangkat dari komik kungfu Wind and Clouds). Sebelum The Bodyguards and The Assasins hadir film terakhir yang saya ingat mengangkat tokoh Sun Yat Sen adalah Drunken Master III (bukan Jacky Chan lagi sebagai aktor utamanya).

Sebelumnya lagi saya tidak tahu. Mungkin ada yang mau menambahkan?

Pertanyaan saya akan tokoh Sun Yat Sen ini di mata Republik Rakyat Cina (Sosialis) bagaimana?

Apakah dia dianggap sebagai tokoh besar atau sebagai musuh politik bagi bangsa Cina. Seperti kita ketahui setelah berakhirnya masa kerajaan maka Cina menjadi Negara Demokratis dengan pimpinan Sun Yat Sen dengan partainya Kuomintang.

Dan sejarah juga mencatat akhirnya Sun Yat Sen dan pengikutnya pun menjadi musuh politik yang dikejar oleh Mao (Sosialis) dan akhirnya menyingkir ke Taiwan (Taipe).

Merujuk sejarah tersebut mengapa Hong Kong dengan bebasnya membuat film yang sebenarnya cukup mengguncang kondisi politik Cina, apalagi sejak tahun 1997 Hong Kong dikembalikan oleh Inggris ke Cina.

Saya hanya tahu kalau Cina membebaskan masalah Sun Yat Sen pada perfilmannya sebatas upaya peralihan Kerajaan (dinasti) menuju Republik. Tapi tidak menyentuh pertikaian Partai Sosialis dengan Kuomintang. Apalagi ada rambu tegas masalah demonstrasi pada lapangan Tiannamen yang banyak memakan korban jiwa yang tidak boleh disebarluaskan pada Negara Cina (Googlepun terpaksa mengikuti rambu tersebut).

Ada yang bisa membantu saya memperkaya wawasan ini?

Selasa, 19 Januari 2010

Make Over Windows XP Menjadi Macintosh Leopard

Sejak lama saya menginginkan memiliki produk Apple dengan sistem operasi Macintosh Leopard. Hanya saja hingga kini belum kesampaian juga. Mahal bener. Walau begitu saya masih bisa menghadirkan nuansa Leopard tersebut pada Windows XP dengan menggunakan dua aplikasi theme yaitu flyakiteosx dan LeopardXP1.0.
Untuk flyakiteosx bisa download di sini.
Kenapa saya menggabungkan dua aplikasi theme tersebut, itu disebabkan kedua aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangan. Keunggulan flyakiteosx adalah memiliki fitur bootsplash-cursor-song theme yang sangat berguna pada hasil yang diinginkan. Catatan tambahan, flyakiteosx menghadirkan nuansa Macintosh Tiger.
Aplikasi LeopardXP1.0 menghadirkan nuansa Macintosh Leopard, hanya saja tidak memiliki fitur bootsplash screen-song theme-shutdown menu dan juga terselubung spyware (hasil pendeteksian Advanced SystemCare). Dengan kolaborasi dua aplikasi akan menghadirkan nuansa Mac Leopard lebih dari yang saya duga (kemungkinannya sampai 70% saja, karena masih belum bisa menghadirkan menu Global Menu pada taskbar atas). Selebihnya keren dah.

Proses Install :
  1. install dulu flyakiteosx, ikuti proses yg ada, pada saat fitur apa saja yang ingin digunakan pilih saja bootscreen-bootsplash-icon-song theme-shutdown screen.
  2. setelah install selesai lakukan restart sebanyak 2 kali hingga kita akan ditampilkan perubahan yang sudah terjadi.
  3. proses terakhir adalah install LeopardXP1.0, pilih semua fitur yang ada (saran saya jangan pilih fitur cursor, karena sudah ada pada aplikasi flyakiteosx).
  4. Lakukan restart kembali, dan segera lakukan scan menggunakan aplikasi Advanced SystemCare versi terbaru.
  5. Lakukan restart terakhir kalinya maka Anda akan terkagum-kagum.
Sebenarnya saya sangat mengharapkan aplikasi theme Macintosh ini dirilis oleh flyakiteosx, hanya saja seperti yang terbaca pada gambar di bawah.
Setidaknya kombinasi yang saya lakukan bisa mengobati kerinduan aplikasi dari pengembang aslinya.
Saran terakhir adalah bila kita tidak yakin akan proses install ini jangan lupakan
BACKUP DATA.
Satu lagi aplikasi yang berguna untuk kemanan PC rumah dan kantor adalah RRT Sergiwa yang bisa diperoleh di sini.
Aplikasi ini sangat membantu memulihkan file yang disembunyikan oleh kebanyakan virus lokal dan kita tidak tergantung akan satu produk tertentu. Untuk membasmi virus-spyware-malware-trojan yang mengganggu silakan gunakan anti virus yang biasa kita gunakan.

Senin, 18 Januari 2010

FIXMBR Windows Cape Deeeehhh

Menyesal saya mencoba menggunakan Windows Vista pada laptop tempur ACER Aspire 5052 yang setia menemani saya selama 3 (tiga) tahun ini. Sudah sangat rakus spesifikasi perangkat keras, performa sangat tidak meyakinkan. Kalau hanya untuk tampilan desktop yang indah, dengan Ubuntu 9.10 sudah lebih dari cukup.

Yang lebih parah adalah Master Boot of Record (MBR) pada harddisk menjadi rusak. Memang kerusakan ini bisa diperbaiki dengan mudah menggunakan cd Windows XP SP2 yang saya kembali gunakan. Kerusakan MBR ini berakibat kita tidak bisa secara langsung memformat harddisk yang sudah ter-install Vista dengan cara reformat partisi sebelumnya walau dengan cara deep format (kebalikan dari fast format). Harus ada trik yang harus dilakukan (thank's to Ferdinand Ginting atas infonya).


  1. Masukkan cd Windows XP (SP 2 atau SP 3), dan atur boot pertama kali melalui CD/DVD ROM.

  2. Setelah muncul pilihan ENTER dan Repair, segera tekan tombol R. Maka akan ditampilkan DOS.

  3. Pada drive C:\, segera ketik fixmbr [ENTER]

  4. Lalu tekan tombol y (maksudnya yes or no), hanya sayang pilihan y/n tidak ditampilkan.

  5. Dalam waktu 3 detik perbaikan MBR selesai.

  6. Ketikkan exit pada C:\, maka kita bisa melakukan install Windows XP tanpa halangan apapun.

Sudah pasti diketahui kalau install Windows XP sangat memakan waktu lama, belum lagi dilanjutkan install aplikasi pelengkap lainnya seperti Microsoft Office (saya lebih suka menggunakan 2003 dibanding 2007), OxygenOffice, antivirus, winamp, iTunes, Quicktime, driver laptop (yang sangat suka melakukan restart), pemutar video, pembakar CD/DVD, upgrade ke SP 3, dll. Waktu yang saya butuhkan selama proses tersebut adalah 3 (tiga) jam.

Sangat berbanding terbalik ketika saya install Ubuntu 9.10 pada laptop yang sama, sekali jalan seluruh aplikasi dasar sudah tersedia, dan hanya memakan waktu 30 (tiga puluh) menit. Hanya karena kebutuhan yang khusus maka Windows masih belum saya tinggalkan.

Bedanya terpaut jauh.