Epiphany salah satu aplikasi web browser yang open source dan turut tersedia pada kebanyakan distro. Kali ini saya membahas Epiphany dan webkit pada Ubuntu 8.10 yang sudah saya coba pada laptop ACER 5052ANWXMi. Bagaimana hasilnya ? Mengecewakan.
Saya tidak tahu apa yang mempengaruhi kinerja Epiphany dan webkit ini sehingga demikian buruk. Beberapa kinerja buruk Epiphany dan webkit seperti waktu loading yang sangat lama untuk menampilkan suatu situs yang kecepatannya lumayan kencang. Misalnya situs detik dan Google. Berikutnya adalah aplikasi tersebut dengan tiba-tiba menutup sendiri (mungkinkah hang ???)
Kenapa saya tiba-tiba tertarik dengan Epiphany dan webkit ?
Ini terkait uji standard web browser pada situs http://acid.org, dimana empat web browser terkemuka belum ada yang lulus uji acid3 test. Keempat web browser tersebut adalah Internet Explorer 7 (acid2 test juga belum bisa dilampaui), Firefox 3.0.5 (lulus acid2 test), Opera 9.63 (lulus acid2 test), dan Safari 3.2 (lulus acid2 test).
Pada situs resmi webkit, diketahui bahwa webkit dapat meningkatkan kinerja web browser dalam hal rendering mengikuti standard yang ada. Webkit sendiri didasarkan pada source code Konqueror yaitu web browser terintegrasi pada KDE.
Webkit oleh Apple diadopsi pada web browser Safari 4 yang masih dalam tahap pengembangan. Webkit yang digunakan pada Epiphany memang masih dalam tahap pengembangan pula, namun hasilnya jauh dari baik layaknya web browser dalam tahapan alpha-beta-RC pada Firefox maupun Opera yang tanpa webkit.
Karena rasa penasaran yang belum terlampiaskan, kondisi lambat pun saya paksakan untuk mencoba acid3 test pada Epiphany. Dan hasilnya memang diatas Firefox-Opera-Safari. Sebenarnya saya juga ingin menampilkan hasil acid3 test Epiphany tersebut, namun karena sering mati sendiri dan waktu loading yang lama sehingga membuat saya lupa untuk sekedar screenshot.
Ada satu lagi web browser open source yang menggunakan webkit sebagai mesin renderingnya yang tentunya akan saya coba, yaitu Midori.
Berikut keterangan pada Ubuntu tentang Midori :
Midori Web Browser
Fast and lightweight web browser
Midori is a lightweight web browser based on WebKit.
Among its features:
* Full integration with GTK+2.
* Fast rendering with WebKit.
* Tabs, windows and session management.
* Bookmarks are stored with XBEL.
* Searchbox based on OpenSearch.
* User scripts and user styles support.
Canonical does not provide updates for Midori Web Browser. Some updates may be provided by the Ubuntu community.
Note : Indonesia – Australia kedudukan seri, alias 0-0.

0 komentar:
Poskan Komentar