Ini berdasarkan pemikiran pribadi serta kemajuan kecepatan teknologi prosesor yang sejalan dengan Hukum Moore. Kalau ditilik jauh kebelakang laptop yang saya gunakan 2 tahun ini, mengadopsi teknologi server. Laptop Acer Aspire 5052ANWXMi dengan prosesor AMD Turion 64 Mobile Technology (2,2 Ghz, 512 kb L2 cache), memori 1 Gb, VGA ATI Radeon Xpress 1100 128 Mb, HDD 80 Gb.
Untuk kondisi sekarang ini laptop saya pun bisa digunakan sebagai server mini layaknya Mac Mini Colocation yang memiliki spesifikasi HDD 120Gb (320Gb), 2Gb DDR3, nVidia Geforce 9400M, Superdrive 8x, dengan harga Rp8.299.000,00. Harga tersebut belum termasuk OS MacOs X Server Edition 10.5.4 (retail) dengan harga Rp7.499.000,00. Total harga perolehan Rp15.798.000,00. Saya tidak tahu apakah Mac Mini Colocation tersebut bisa juga diinstall OS Linux seperti Ubuntu Server Edition – SLES – RHEL – Mandriva Server – Slackware – dll.
Bagaimana dengan spesifikasi PC kantor ?
PC kantor (merk terkenal) memiliki spesifikasi prosesor Intel DuoCore 3Ghz, 2Gb DDR2, 150Gb HDD, VGA Intel onboard 128Mb, DVD Rom (sayangnya bukan DVD writer), floopy drive yang tetap dipertahankan, monitor 17” flatscreen. Hardware segarang itu (ter-install Windows XP SP2 OEM) memang lebih cocok digunakan sebagai server dalam arti sebenarnya (untuk kelas bawah dan menengah) atau sebagai PC Game. Minimal PC tersebut cocok untuk memainkan Wining Eleven 2009 (PES) atau Counter Strike (Ground Zero) atau Age of Empire III (apalagi AoE II) atau Need for Speed Underground atau Need for Speed Carbon atau Need for Speed Undercover, Prince of Persia, dll.
Bagaimana dengan kebutuhan perkantoran ?
Pekerjaan perkantoran sebagian besar bisa diselesaikan dengan baik dan cepat dengan menggunakan Microsoft Office 2003 atau Microsoft Office 2007 (dengan pertimbangan Excel yang memiliki jumlah baris dan kolom yang banyak, serta Powerpoint untuk kebutuhan presentasi yang menarik) atau OpenOffice 3.0 (saya lebih suka memilih Oxygen Office yang Extended-Open-Free). Kebutuhan hardware untuk kedua aplikasi tersebut tidaklah membutuhkan jenis kelas tinggi dan cepat dengan alasan sekarang adalah zaman yang serba cepat.
Secepat apapun hardware yang kita gunakan tidak sejalan dengan meningkatnya kecepatan proses pengolahan data pada aplikasi office.
Buktikan saja.
Atau coba saja kita mengerjakan pekerjaan kantor pada spreadsheet (Excel atau Calc) dimana mebutuhkan lembar kerja lebih dari 1 (worksheet) dan seluruhnya terhubung satu sama lain dengan rumus. Apa yang terjadi ?
Pengalaman saya membuktikan bahwa pengolahan data tersebut pada PC kantor yang “supercepat” dan hebat tersebut tetap membutuhkan waktu yang “lama” (dalam hitungan detik hingga menit, tergantung banyaknya data yang diolah). Jadi kuncinya ada pada software aplikasi office itu sendiri yang tidak semaju dan membutuhkan jenis hardware yang cepat seperti pada aplikasi game.
Semakin melebihi kapasitas minimum hardware pada aplikasi game sungguh terasa perbedaan yang mencolok, misalnya pergerakan layar permainan yang mulus dan tidak patah-patah, kualitas tampilan grafik yang semakin nyata dan lain-lain.
Bahasa saya sih, pekerjaan kantor yang sebenarnya hanya butuh kendaraan massal ber-merk Toyota Avanza – Daihatsu Xenia, tapi kita diberikan kendaraan ekslusif berkecepatan tinggi seperti Toyota Fortuner atau Toyota Landcruiser. Pekerjaan sih memang sama-sama selesai, hanya saja bila dibandingkan dengan kebutuhan sebenarnya malah terasa mubazir.
Namun saya juga tidak bisa menyalahkan kantor yang telah berbaik hati menyediakan PC berkecepatan tinggi tersebut untuk digunakan. Karena pada masa kini, pc tersebut adalah yang memiliki spesifikasi minimum yang ada dipasaran. Sekali lagi ini adalah dampak dari kemajuan teknologi yang sangat pesat. Hanya saja saking pesatnya kemajuan malah berdampak dihentikannya produksi hardware yang lampau sehingga saya tidak bisa memperoleh harddisk laptop yang berjenis ATA dengan kapasitas 150Gb. Kalaupun ada memiliki harga yang sangat tinggi bahkan melebihi harga harddisk SATA dengan daya simpan yang lebih besar.
Ya sudah, mari kita gunakan pc tersebut untuk keperluan sebenarnya. Pas diwaktu istirahat dan pulang kerja tidak ada salahnya saya mengubahnya menjadi “PC Game”.
Setuju dengan saya ?


2 komentar:
bisa di install bsd, linux dan solaris kok
mau powerPC maupun intel processor series
@ hendito
betul, minimal dengan teknik virtual.
Poskan Komentar