Kali ini saya ingin menulis yang ringan-ringan saja.
Tulisan yang ringan, tapi kok menyangkut alam gaib ???
Gampang saja, karena keduanya memiliki kesamaan. Yaitu tidak kasat mata namun terasa keberadaannya.
Selain itu angin pun bisa dikatakan fenomena gaib. Tidak terlihat namun terasa bisa berhembus.
Urusan dunia maya, kita sudah sangat mengenal dan akrab akan Google – Situs Berita Detik – Situs Berita Kompas – Situs Berita Tempo – Facebook – Blog (baik blogspot, wordpress, multiply, dll).
Tapi... walau kita sudah sangat akrab dengan dunia tidak kasat mata ini, tetap saja kita “merinding” dengan fenomena alam gaib. Masih ingat dengan acara televisi Gentayangan (TPI) dll ?
Saya beritahu akan betapa tidak menariknya alam gaib.
Dari saya kecil hingga sekarang, yang namanya “penampakan alam gaib” selalu bersifat statis. Misal hantu atau jin, dsb bisa terbang. Mereka selalu menampakkan rupa yang buruk dan menjijikkan. Belum lagi film Indonesia zaman dulu dengan peran Suzanna pada film Kuntilanak.
Sekarang pun, film Indonesia mulai ramai dengan film serupa namun dengan tokoh utama yang beragam. Tidak itu-itu saja. Sebut saja Julia Perez sebagai Hantu Jamu Gendong serta Beranak Dalam Kubur. Tapi julukan sebagai pemeran hantu tidak melekat pada Julia Perez.
Bagaimana dengan dunia maya ???
Jelas Dunia Maya sangat dinamis dan super elastis. Hampir setiap detik muncul karya-karya yang luar biasa (dari yang baik hingga buruk). Segala kecanggihan teknologi muncul, dan kita dibuat kagum olehnya. Saya sendiri bisa berkomunikasi kembali dengan teman SMA setelah 14 tahun tidak bertemu.
Saya juga tidak paham akan fatwa ulama yang mengharamkan Facebook !!!
Apakah sebelum mereka mengeluarkan fatwa haram sama sekali tidak mencoba Facebook dan bertemu dengan teman sepermainan mereka di kala SD-SMP-SMA-Universitas ???
Bagaimana perasaan mereka ketika bertemu kembali dengan sejawat yang telah lama tidak bertemu dan tidak tahu kabar beritanya ???
Di dunia maya, saya bisa berkomunikasi dengan belahan dunia manapun dalam hitungan detik. Juga tidak mengeluarkan biaya mahal dibanding menelepon melalui ponsel atau fixed phone menggunakan SLI.
Yang ingin saya sampaikan, janganlah kita takut akan alam gaib. Terbukti alam gaib tidak bisa berbuat apapun alias mati kutu terhadap dunia maya. Cerita alam gaib tidak seheboh dunia maya. Alam gaib merupakan alam yang ortodoks. Malah kita akan rugi sendiri akan perasaan takut yang berlebihan.
Tapi, bagi yang muslim, iman terhadap yang gaib (Sang Pencipta dan Malaikat) merupakan satu hal tidak dapat ditawar-tawar.
Artinya saya hanya memfokuskan pada alam gaib yang dipahami sebagai tempatnya para jin-setan-iblis-genderuwo-dll.
Setuju dengan saya ?!

0 komentar:
Poskan Komentar