Minggu, 06 Desember 2009

Tips Membeli Ponsel Lokal alias Cina

Produk ponsel lokal (numpang merk aja) alias produksi Cina 100% sudah sangat menjamur di Indonesia. Bahkan pada artikel tabloid ponsel terkemuka, keberadaan ponsel tersebut sudah menggerus penjualan ponsel merk papan atas. Tulisan ini hanya membatasi ponsel yang memiliki merk lokal dan pendatang baru, tidak mengupas betapa banyaknya komponen ponsel merk papan atas yang juga diproduksi pada pabrik-pabrik di Cina.
Untuk mengetahui beberapa merk ponsel lokal yang sudah masuk ke Indonesia dan ingin mengintip situs resmi mereka, silakan klik di sini.
Karena sudah banyak pilihan tersedia di depan mata namun membuat kepala menjadi pusing. saran terbaik saya adalah segera tanyakan kepada pengguna atas merk ponsel lokal. Bagaimana kesan mereka selama penggunaannya dan apa saja kendala yang sering timbul.

Berikut tips dari saya pribadi:
  1. Jangan bernafsu dari bentuk luar ponsel yang "mencontek" model ponsel papan atas yang sedang in; dan
  2. Jangan terpaku dari harga "miring" yang ditawarkan karena sangat tidak menjamin kualitas produk; dan
  3. Bila sedang di toko penjual ponsel dimana "bertaburan" merk dan model ponsel lokal, jangan sungkan untuk "mengadunya" satu per satu. Ini sangat penting sekali daripada Anda menyesal. Jangan khawatir penjualnya akan marah, toh kalau Anda ingin berniat membeli buang jauh-jauh rasa malu. Pembeli adalah raja; dan
  4. Beberapa fitur ponsel lokal yang berkualitas seperti mampu melakukan install aplikasi java (mayoritas tidak memiliki OS dan hanya mengandalkan java) dan mampu mengoperasikan aplikasi tersebut dengan cepat-handal-stabil; dan
  5. Bila memiliki fitur wifi segera coba fitur tersebut semampunya supaya kita bisa melihat apakah aplikasi tersebut sudah didukung software yang baik, khususnya tidak mengalami kejadian hang; dan
  6. Bila memiliki fitur touch screen atau sure press technology fungsikan dengan mengetik nama kolega serta nomor teleponnya lalu simpan. Bagaimana respon aplikasinya, termasuk untuk menulis SMS-MMS; dan
  7. Jangan lupa untuk melakukan uji coba fungsi utama sebagai telepon yaitu teleponlah salah satu atau beberapa kolega Anda untuk menguji kualitas suara yang dihasilkan. Bagaimana tanggapan lawan bicara kita atas suara yang mereka dengar juga suara yang kita dengar (timbal balik). Bila kualitasnya baik atau jernih, ponsel tersebut layak untuk dibeli; dan
  8. Jangan mengharapkan kualitas foto yang setangguh Sony Ericsson seperti pada Cybershot.
Bagaimana dengan layanan purna jualnya?
Untuk bagian ini kita tidak bisa mengharapkan banyaknya toko resmi yang mampu melayaninya seperti layanan purna jual ponsel ternama, tapi apakah itu yang menjadi prioritas Anda sewaktu membeli ponsel???
Saya membeli ponsel lokal karena mampu memenuhi kebutuhan saya berkomunikasi (tentunya dengan harga yang jauh lebih murah) dan bukan untuk merusaknya lalu sibuk mencari layanan purna jual. Yakinlah kalau setiap produk yang dibeli memiliki kualitas yang baik bahkan melebihi nilai jualnya (awet-bandel-tidak pernah rusak dengan penggunaan normal, dll). Kalau memang terdapat cacat produk (bukan karena kesalahan pemakaian) dan masih dalam jangka waktu garansi toko, kita bisa meng-klaim pada toko yang menjualnya supaya bisa diganti dengan produk yang sejenis (untuk ini Anda harus bisa memperoleh jaminan dari Penjualnya).

Setidaknya itulah beberapa tips dari saya dalam membeli ponsel lokal supaya kita bisa memperoleh produk yang terbaik (menyamai kualitas ponsel ternama) dengan harga yang terbaik pula. Buang jauh-jauh gengsi Anda, operator ternama negeri ini saja sudah banyak menggelontorkan paket bundling nomor dengan ponsel lokal. Bahkan modem portabel (ufd misalnya) yang banyak ditawarkan dengan paket harga berlangganan macam-macam juga menggunakan produk dari Cina.
Fenomena ini menurut saya pribadi, para operator tersebut sudah mulai mempercayai kualitas produk yang mereka sertakan. Apakah mereka juga mau sekedar menjual nomor perdana GSM-CDMA dengan penyertaan ponsel lokal yang sebulan penggunaan langsung mati total???
Jadi kenapa malu???

3 komentar:

  1. gw lgi cari: gsm-cdma, wifi, edge, tvtuner, touchscreen... kira2 yg mana yah

    BalasHapus
  2. Sayangnya belum nemu ponsel lokal dengan spesifikasi yang diminta dipasaran yang bener2 bagus. Memang sih sekarang sudah ada ponsel lokal ber-OS android cuma belum ada pembandingnya serta belum diulas secara rinci.
    Nanti kalo sudah nemu yang bagus gue informasikan di sini.

    BalasHapus
  3. Sepertinya Nexian Android Journey bisa menjadi pilihan terbaik, ulasannya bisa dilihat di sini http://mantugaul.wordpress.com/2011/01/10/review-nexian-journey-android-nx-a890-android-phone-termurah-di-indonesia/.

    BalasHapus