Jumat, 11 Juni 2010

Situs Baterai dan Charger Laptop

Kendala menggunakan laptop yang sudah uzur, milik saya sudah memasuki rentang waktu 3,5 tahun, pasti menghadapi kondisi baterai yang tidak fit lagi alias loyo alias tidak bertenaga lagi. Kalau sudah begitu, laptop kita sangat bergantung terhadap pasokan listrik yang tidak boleh putus dari stop kontak.

Sudah lama saya mendambakan baterai pengganti dengan spesifikasi original dan harga yang murah (terjangkau). Akhirnya atas informasi rekan kerja saya, dikenalkanlah situs toko baterai. Boleh dibilang situs tersebut termasuk lengkap menyediakan baterai beragam merk dan jenis yang banyak digunakan pada masyarakat luas. Contohnya baterai laptop Acer Aspire 5052ANWXMi tersedia pada situs tersebut.

Pemesanan harus mengisi formulir yang ada pada situs, setelah itu kita mentransfer sejumlah uang yang mencakup harga baterai dan ongkos kirim. Hebatnya lagi, baterai yang dipesan sudah tiba dalam waktu 1 hari setelah konfirmasi pembayaran. Sebagai informasi, kedudukan saya kali ini di Kotamadya Jambi. Dan ini membuat saya tenang dalam melakukan e-Commerce.

Keunggulan lainnya toko baterai ini, mereka juga menyediakan baterai yang sudah ditambahkan dayanya. Semula baterai laptop saya hanya sanggup bertahan 75-90 menit bila digunakan kerja plus memutar lagu (malah sekarang hanya bertahan 5 menit), sekarang bisa bertahan 120-180 menit. Awesome.

Memang, dampak penambahan daya baterai tersebut pada bentuk baterai menjadi lebih menonjol menyerupai bentuk baterai netbook, tapi demi ketahanan daya pada saat bekerja dan kepuasan tentunya hal ini bisa dikesampingkan. Sehingga kali ini benar-benar membuat saya percaya diri kembali akan laptop yang bisa diajak “bertempur” dalam waktu yang lama. Laptop boleh saja jadul tapi fitur dan kemampuannya kembali muda.

Salah satu kenapa saya masih mempertahankan laptop Acer Aspire 5052ANWXMi adalah “keramahannya” pada operating system GNU/Linux. Banyak distro yang saya coba, dan keseluruhannya bisa diterima baik. Bahkan tingkat tanggap gelombang wifi melampaui tingkatan pada Windows XP/Vista yang menggunakan driver native dari Acer.

Kali ini saya menggunakan distro Linux Mint 9 Isadora yang sudah memaketkan aplikasi-driver-codec multimedia, sehingga saya tidak dipusingkan akan pencarian file repository yang bejibun jumlahnya (apalagi kalau fakir bandwith). Sekedar informasi, operating system GNU/Linux yang saya gunakan yaitu Linux Mint 9 sangat bersahabat dengan konsumsi baterai laptop alias lebih awet dibandingkan konsumsi daya pada Windows XP/Vista.

Tentunya hal ini masih bisa didiskusikan lebih lanjut, tapi selama saya menggunakan Ubuntu dan turunannya, jelas GNU/Linux lebih hemat baterai. Pengamatan saya dimulai dari booting hingga operating system tersebut siap untuk digunakan, lalu saya melihat sisa daya baterai pada sistray. Seperti diketahui kalau distro linux diinstall (kondisi out-of-the-box), proses instalasi tersebut bersamaan dengan aplikasi lain seperti office suite, aplikasi pemutar musik-film, aplikasi penampil-pengolah gambar, dll. Tidak seperti operating system Windows yang setiap paketnya harus diinstall sendiri dan memakan waktu yang tidak sebentar.

Demikian tulisan kali ini, semoga bisa berlanjut pada tulisan mendatang dalam waktu dekat.

1 komentar: